
Bantu Mbah Tati, Nenek 85 Tahun yang Hidup Sebatang Kara
Di usia 85 tahun, Mbah Tati harus menjalani hari-harinya seorang diri.
Mbah Tati adalah seorang nenek yang kini hidup sebatang kara. Setelah keluarganya berpindah agama, Mbah Tati memilih meninggalkan rumah dan menjalani hidup sendiri. Kini, Mbah Tati tinggal di sebuah gubuk yang kondisinya sangat sederhana dan tidak layak untuk dihuni seorang lansia.
Meski tinggal di tempat yang serba terbatas, setiap bulannya Mbah Tati tetap harus membayar Rp150.000 untuk tempat tinggal tersebut. Sementara untuk memenuhi kebutuhan makan sehari-hari, Mbah Tati mengandalkan pemberian dari orang lain.

Tidak ada penghasilan tetap yang bisa diandalkan. Tidak ada keluarga yang tinggal bersamanya untuk memenuhi kebutuhan hariannya. Di usia yang sudah mencapai 85 tahun, kebutuhan sederhana seperti makanan, tempat tinggal yang lebih layak, dan kebutuhan sehari-hari menjadi hal yang sangat berarti bagi Mbah Tati.
Melalui program Support & Bantu Dhuafa, kami mengajak Sahabat untuk ikut membantu meringankan kehidupan Mbah Tati dan dhuafa lainnya yang berada dalam kondisi serupa.
Donasi yang terkumpul akan digunakan untuk membantu memenuhi kebutuhan makan, tempat tinggal, dan kebutuhan dasar lainnya sesuai kondisi penerima manfaat.
Mari bantu Mbah Tati agar kebutuhan hidupnya tidak hanya bergantung pada pemberian orang lain.
Salurkan donasi terbaik Anda melalui program Support & Bantu Dhuafa.
Disclaimer: Apabila terdapat kelebihan donasi dari kebutuhan Mbah Tati, dana akan disalurkan untuk program serupa kepada penerima manfaat lainnya yang membutuhkan, sesuai dengan kebutuhan dan ketentuan program.
-
September, 9 2026
Campaign is published
